PENGELOLAAN TIK DALAM PLS

Identifikasi Sasaran dan Kebutuhan Bahan Belajar Pendukung Suatu Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang Digunakan untuk Program Pendidikan Luar Sekolah Kata “identifikasi” berasal dari bahasa asing, yaitu bahasa Inggris. Asal kata to identify sebagai kata kerja, dan identification sebagai benda. To identify secara sederhana artinya adalah mengenali. Identifikasi adalah kegiatan yang mencari, menemukan, mengumpulkan, meneliti, mendaftarkan, mencatat data dan informasi dari “kebutuhan” lapangan. Identifikasi sasaran merupakan kegiatan yang mencar, menemukan, mengumpulkan, meneliti, mendaftarkan, mencatat data dan informasi mengenai sasaran bahan belajar pendukung suatu produk TIK yang digunakan untuk program pendidikan luar sekolah. Sasaran identifikasi biasanya adalah kelompok sasaran, calon warga belajar, orang tua, tokoh masyarakat yang dianggap mengetahui seluk beluk keadaan daerah yang dijadikan sebagai lokasi kegiatan identifikasi kebutuhan dan sumber belajar. Menurut Witkin (1984:3) dinyatakan bahwa identifikasi kebutuhan adalah proses dan sekaligus produser yang sistematis untuk menentukan prioritas kebutuhan dan pengambilan keputusan tentang program dan alokasi sumberdaya yang diperlukan bagi keberlangsungan satu program layanan pendidikan atau layanan sosial. Hubungannya dengan pembicaraan kita disini “identifikasi kebutuhan belajar” artinya ialah mengenali kebutuhan belajar seseorang atau masyarakat atau kelompok orang tertentu yang akan menjadi sasaran didik atau peserta didik. Sebagai pembawa program atau pelaksana program PLS, dengan mengidentifikasi kebutuhan belajar paling tidak kita dituntut menyadari dua hal, yaitu mengapa kebutuhan belajar itu muncul dan untuk apa ia perlu dimunculkan? Pada tahap pengidentifikasian kebutuhan belajar ini, sebaiknya guru melibatkan peserta didik untuk mengenali, menyatakan dan merumuskan kebutuhan belajar, sumber-sumber yang tersedia dan hambatan yang mungkin dihadapi dalam kegiatan pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan belajar. Identifikasi kebutuhan belajar bertujuan antara lain untuk melibatkan dan memotivasi peserta didik agar kegiatan belajar dirasakan sebagai bagian dari kehidupan dan mereka merasa memilikinya. Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa identifikasi sasaran dan kebutuhan bahan belajar pendukung suatu produk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digunakan untuk program pendidikan luar sekolah merupakan kegiatan yang mencari, menemukan, mengumpulkan, meneliti, mendaftarkan, mencatat data dan informasi dari “kebutuhan” lapangan baik itu sasaran maupun kebutuhan bahan belajar yang dapat mendukung terlaksananya proses pembelajaran dengan penggunaan produk TIK. Program mendorong penggunaan TIK sebagai alat dan media komunikasi organisasi yang efektif dan efisien baik bagi penguatan internal organisasi maupun perluasan jaringan para pihak, sebagai basis pengembangan web yang akan membuka peluang interaksi dan penggalangan keterlibatan konstituen, donor dan masyarakat luas dan sebagai pilihan baru penggunaan aplikasi yang membantu operasi organisasi, mendorong terbangunnya pola kerja, pendekatan, program dan layanan baru. Intervensi program dilakukan melalui kampanye, pelatihan intens dan terfokus, pendampingan dan konsultansi, riset, kajian, diskusi reguler dan pengembangan literasi terbuka, serta kolaborasi pengembangan platform, produk, perangkat dan panduan. Sumber: https://netri938821284.wordpress.com/2018/03/14/pengelolaan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik/ https://www.google.co.id/amp/s/imadiklus.com/identifikasi-kebutuhan-belajar-sebagai-landasan-penyusunan-program-pendidikan-luar-sekolah/amp/ Abidin, Zaenal. 2007. Analisis Kebutuhan Pembelajaran dan Analisis Pembelajaran dalam Desain Sistem Pembelajaran. Http://eprints.ums.ac.id/469/ https://id.m.wikipedia.org/wiki/Identifikasi https://penabulufoundation.org/teknologi-informasi-pengelolaan-pengetahuan/

Komentar

Posting Komentar